Postingan

Seduhan Kopi dan Lukisan Senja di Satu Tujuan Kopi

Gambar
Kopi Melintasi Masa #2 Kopi dan senja adalah dua suku kata yang selalu identik dengan anak indie. Biasanya, anak indie ini sok-sokan suka dengerin lagu-lagu santai, ditemani dengan kopi saat sore hari sembari menikmati senja. Di Kota Solo, untuk menikmatinya biasanya pergi ke coffee shop satu ke coffee shop lainnya dan mencari suasana yang menyenangkan. Seperti menikmati pemandangan sawah yang terhampar luas dengan lukisan matahari terbenam adalah salah satu healing dari hiruk pikuk kehidupan. Ya, dimana lagi kalau bukan di Satu Tujuan Kopi.  Lokasinya terbilang cukup strategis karena tak jauh dari Kota Solo, tepatnya di Jalan Pakel, Baturan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Pun bagi orang luar kota untuk mencarinya sangat mudah ditemukan. Coffee shop ini mengusung konsep modern industrial dengan suasana yang cukup terbilang asri karena dikelilingi sawah-sawah hijau yang membuat suasananya adem seger. Memanjakan mata di sudut sawah ditemani secangkir kopi ditambah lagi dengan pe...

Kopi Si Budi, Suguhan Kopi di Tengah Kota Solo dengan Nuansa Jawa

Gambar
Kopi Melintasi Masa #1 #KamiMenjamuAgarTerusMeramu adalah tagline dari kedai kopi yang berada di tengah Kota Solo, Kopi Si Budi. Kedai kopi ini membawa nuansa khas adat Jawa, bangunan Joglo dengan pelataran yang luas dan warna cokelat tua nan klasik menciptakan rasa hangat, tenang, dan nyaman. Sangat apik karena di peradaban dunia yang semakin modern ini, masih lahir kedai kopi yang menonjolkan ciri khas adat Jawa. Menikmati seduhan dengan tenang di tengah keramaian tentu sangat menyenangkan. Ditambah lagi dengan lokasinya yang sangat strategis, di jalan Kalitan, Laweyan, Surakarta atau lebih mudah diingat di belakang Richeese Factory, Slamet Riyadi tentu mudah untuk ditemukan. Kopi Si Budi adalah salah satu tempat yang asik untuk nongkrong, entah pagi, sore, atau malam untuk ngobrolin hal-hal seru sambil menikmati kopi dan sedikit cemilan bersama teman. Kopi Si Budi memiliki banyak pilihan tempat karena ada tiga lantai dengan tema indoor, semi-outdor dan outdor untuk menjamu teman bud...

Eksistensi Jamu di Kalangan Millenial? Susah Sekali!

Gambar
Yogyakarta - Jamu merupakan unsur budaya yang mulai pudar. Jamu perlu diperbarui dan diinovasi kembali sesuai dengan kehidupan milenial saat ini. Jamu dapat membuka peluang besar dalam aspek perekonomian, budaya dan kesehatan untuk terus berkembang .  “Kita harus berupaya untuk menjadikan jamu tidak sekedar kuno tapi jamu bisa dinikmati oleh masyarakat milenial” ungkap Prof. Sudarsono dalam acara Talkshow “Menjamu Dijamu” (15/11). “Jika tidak kita lestarikan jamu bisa disentuh oleh negara asing, alhasil kita sendiri nantinya yang akan merugi” lanjut Prof. Sudarsono memperjelas. Beliau juga mengatakan bahwa jamu tidak hanya minuman kesehatan saja, tapi sebagai tempat wisata untuk memperkenalkan bahwa jamu tidak kuno dan justru jamu sebagai kekayaan budaya. Wisata jamu memperlihatkan bagaimana cara membuat jamu dengan baik dan benar serta bagaimana penyajian jamu. Perkembangan teknologi yang pesat membuat semakin banyak terobosan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas jam...

Mevrouw Jans, Menduniakan Jamu Nusantara pada Zaman Hindia-Belanda

Gambar
“Rasa sakit kehilangan sang anak mendorong Jans menulis buku tentang jamu yang dijadikan pegangan oleh orang Eropa di Hindia-Belanda. Jans membumikan jamu Nusantara dengan penelitian dan praktik pengobatan herbalnya. Hal tersebut membuat nama Jans dikenang sebagai orang pertama asing yang membawa jamu Indonesia mendunia” Mevrouw Jans memiliki nama lengkap Johanna Maria Carolina Versteegh. Ia lahir di Soekamangli, 16 Mei 1862. Ayahnya bernama Carolus Bartholomeus Versteegh yang merupakan seorang administrator sekaligus pemilik perkebunan Kopi di Waleri, Jawa Tengah. Ayahnya juga dikenal sebagai “Raja Kopi Jawa”. Ibunya bernama Albertina Margaretha Van Spreeuwenburg. Jans menghabiskan masa kecilnya di pedesaan yang jauh dari kota besar dan hal tersebut membuatnya lebih akrab dengan lingkungan alam.  Jans sempat menempuh pendidikan di Sekolah Suster Ursulin, sekolah ternama dan berstandar tinggi pada masa itu yang berada di Batavia. Sayangnya, panen kopi gagal yang membuat Jans harus ...

BULAN PRAM DI TAMAN BACA KESIMAN

Gambar
DENPASAR – Pramoedya Ananta Toer merupakan tokoh legendaris yang memiliki intelektual tinggi dan pemahaman akan bangsa yang begitu luas. Karyanya mampu membawanya hingga mendunia. Naasnya, banyak karyanya yang harus dibungkam, dibredel, hingga dibuang oleh rezim pada saaat itu. Itulah mengapa adanya Taman Baca Kesiman sebagai bentuk apresiasi untuk mengenang perjuangan Pramoedya Ananta Toer dan mempelajari serta mengambil hikmah dari kejadian yang telah terjadi.  Begitulah alasan diadakannya acara peringatan kelahiran sastrawan legendaris indonesia Pramoedya Ananta Toer di Taman Baca Kesiman dengan tema “Bulan Pram” pada tanggal 6 Februari 2019.  Berbagai acara yang dilaksanakan dalam “Bulan Pram” Taman Baca Kesiman (TBK) dapat menarik perhatian dari beberapa sudut kota dan berbagai kalangan di Bali khususnya. Acara yang melibatkan sastrawan Indonesia sekaligus aktivis Indonesia yang kehidupanya dijadikan tolak belakang lahirnya Taman Baca Kesiman.  “Saya mengadakan ...

Rumah Jamu di Lereng Lawu

Gambar
  Tawangmangu - Tempatnya memang cukup jauh  dari pusat Kota Solo, pengunjung harus menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam. Menuju lokasi, pengunjung akan disuguhi dengan pemandangan dan suasana hijau yang menyejukkan mata. Tentunya juga udara bersih yang memanjakan paru-paru. Siapa sangka, di lereng Gunung Lawu yang jauh dari hiruk pikuk ini berdiri sebuah rumah jamu: pusat penelitian, pengembangan, dan pelestarian jamu. Pemerintah semakin serius menggarap potensi wisata kesehatan di Indonesia dengan memetakan wisata kesehatan menjadi empat klaster yaitu, wisata medis, wisata kebugaran dan jamu, wisata olahraga yang mendukung kesehatan, dan wisata ilmiah kesehatan. Dari sederet potensi, menurut Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, wisata kebugaran dan jamu akan menjadi prioritas untuk sektor wisata kesehatan. Prioritas ini lantaran keduanya memiliki prospek kesehatan, budaya, dan ekonomi yang tinggi.  Potensi besar wisata kesehatan itu ada di Balai Besar Pe...

Buku: Jendela Dunia?

Gambar
Buku adalah jendela dunia. Tak salah pepatah mengatakan bila kita ingin mengenal dunia maka bacalah buku. Begitu pula sebaliknya, bila dunia ingin mengenal kita maka tulislah buku. Semoga dengan adanya macam rama buku yang terbit dapat meningkatkan minat baca masyarakat ya! Umumnya, buku ada di perpustakan yang merupakan aset penting untuk maju atau tidaknya suatu bangsa. Sebab, kemajuan suatu bangsa dinilai dari tingkat kecerdasaan yang tak lain didapat dengan membaca. Selain itu, perpustakaan adalah tempat penyumbang terbesar untuk pengembangan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berperan sebagai penerus generasi bangsa. Seharusnya sudah menjadi suatu kewajiban kita untuk berkunjung ke perpustakaan guna mencari informasi atau sekadar rekreasi edukatif lho!. Selain itu, banyaknya bentuk output bacaan seharusnya memermudah kita untuk mencari ilmu dong? Namun mengapa minat baca masih saja rendah? Padahal, membaca adalah suatu budaya yang harus kita lestarikan. Tentu...